Kamis, 23 April 2015

ARTIKEL 2

HUMANISTIK EKSITENSIAL

Difokuskan pada pencerahan, menyadarkan diri bahwa kita bisa lebih dari keadaan yang sekarang, membentuk dasar dari pemikiran dan memilih yang khas dari manusia. Dengan demikian,meningkatkan kesadaran berarti meningkatkan kemampuan seseorang untuk mengalami hidup secara penuh sebagai manusia.

Fungsi terapis bukan mengungkapkan makna hidup klien melainkan mengatakan kepada klien bahwa klien bisa menemukan makn hidupnya sendiri. Tugas terapis mengeksplorasi persoalan yang berkaitan dengan keputusasaan, ketidakberdayaan, ketidakbermaknaan dan kekosongan eksistensialisme.

ARTIKEL 1

TERAPI PSIKOANALISIS

TUJUAN TERAPEUTIK
Tujuannya : membentuk kembali struktur karakter individual dengan cara membuat kesadaran yang tak disadari didalam diri klien. Menekankan pada pengalaman pada masa kanak-kanak yang tidak disadari. Pengalaman masa lamapu direkonstruksi, dibahas, dianalisis dan ditafsirkan sengan tujun untuk merekonstruksi kepribadiannya.

FUNGSI DAN PERAN TERAPIS
Karakteristik psikoanalisis yaitu terapis dan analisis membuat dirinya anonim atau tidak dikenal, berbagi sedikit perasaan dan pengalaman sehingga klien memproyeksikan dirinya kepada analis. Nah dari proyeksi pengalaman ini yang menjadi bahan terapi, ditafsirkan dan dianalisis.
 Analis membantu klien agar mencapai kesadaran diri, kejujuran, kefektifan dalam melakkan hubungan personal, dalam menangani kecemasan secara realistis, serta dalam memperoleh kendali atas tingkah laku yang implusif dan irasional.

TEKNIK DAN PROSEDDUR TERAPEUTIK
1.       Asosiasi bebas
Suatu metode pemanggilla pengalaman masa lampai dan pelepasan emosiyang berhubungan dengan pengalaman traumatis dimasa lampau. Metode yang digunakan adalah katarsis dengan mengungkapkannya. Analis meminta klien untuk mengatakan apa aja yang melintas dipikirannya, walaupun menyakitkan, remeh, tidak logis dan tidak nyambung. Dengan melakukan ini klien terhanyut dalam perasaan dan pikirannya.
2.       Penafsiran
Prosedurnya adalah analis menyatakan, menjelaskan atau bahkan mengajari kllein tentang tingkah laku yang dimanifestasikan oleh mimipi, asosiasi bebas, resistensi-resistensi dan oleh hubungan terapeutik itu sendiri. Fungsinya adalah mendorong ego untuk mengasimilasikan bahan baru dan mempecepat proses penyingkapan bahan tak sadar lebih lanjut.
3.       Analisis mimpi
Prosedurnya untuk mennyingkap bahan yang tidak disadari dan memberikan kepada klien pemahaman atas beberapa area masalah yang tidak terselesaikan.
4.       Analisis atas transferensi

Disini analis mendorong oasien memberikan respon kepadanya seperti cara pasien merespon orang-orang yang penting dalam hidupnya terutama ibunya

Rabu, 25 Maret 2015

ARTIKEL 3


Perbedaan antara psikoterapi dan konseling

Konseling

Hubungan anatara konselor dan konseli setara tapi yang satu ingin membatu dalam pemecahan masalah
Menekankan pada hal-hal yang sadar dan masa sekarang
Konseling lebih pada masalah-masalah yang membutuhkan pemecahan masalah

Psikoterapi

Lebih pada permasalahan yang ‘dalam’
Pada hal-hal masa lalu
Menangani masalah disfungsi atau gangguan emosional yang parah


Mental Illnes dari beberapa sudut pandang

1.       Biological
Fracis galton (1822-1911) dalam psikologi abnormal mengadakan study yang hasilnya bahwa penyakit mental berhubungan dengan genetik atau turunan biologis, dan membuat adanya eugenesis yaitu sterilisasi dari penyakit mental (tidak boleh menikah dengan orang yang sakit mental.
2.       Psychological
Berdasarkan trauma masa lalu, kondisi psikologis seseorang, krisis perkembangan, diatesis stres. Berdasarkan teori-teori psikologi
3.       Sociological
Berdasakan kondisi sosio kultural seseorang. Ada interaksi antara gen dan lingkungan yang membuat seseorang bisa menjadi mental illness
4.       Philosophic
Pada awalnya sakit mental karena kerasukan iblis (pada early demonlogy), kemudian mulailah socrates mengemukaan bahwa orang sakit mental karena berlebihan pada blood, black bile, yellow bile dam pleghm, pada dark ages and demonlogy mengatakan bahwa sakit mental karena penyihir, orang indigo dan karena pengarh bulan dan sebagainya. 


Bentuk Psikoterapi

1.       Suportif
Tujuannya memperkuat perilaku penyesuaian diri klien yang sudah baik, memberi dukungan psikologis dan menghindari diri dari usaha untuk menggali apa yang ada didalam alam bawah sadar klien
2.       Reedukatif
Brtujuan untuk mengubah pikiran atau perasaan klien agar ia dapat bergungsi llebih efektif
3.       Rekonstruktif
Bertujuan mengubah seluruh kepribadian pasien, dengan ketidaksadaran klien, menganalisis mekanisme defensif yang patologis, memberi pemahaman akan adanya proses tak sadar dan seterusnya
Sumber :
Kring, Ann M. 2011. Twelve Edition : Abnormal Psychology. Willey : united states
Markam, Sumarmo. 2008. Pengantar psikologi Klinis. Universitas Indonesia : Jakarta
Lesmana, Jeanette Murrad. 2008. Dasar-dasar Konseling. Universtas Indonesia : jakarta  


ARTIKEL 2

Perbedaan antara psikoterapi dan konseling

  • Konseling


Hubungan anatara konselor dan konseli setara tapi yang satu ingin membatu dalam pemecahan masalah
Menekankan pada hal-hal yang sadar dan masa sekarang
Konseling lebih pada masalah-masalah yang membutuhkan pemecahan masalah

  • Psikoterapi

Lebih pada permasalahan yang ‘dalam’
Pada hal-hal masa lalu
Menangani masalah disfungsi atau gangguan emosional yang parah


Pendekatan Psikoterapi terhadap mental Illness

  1.       Psikoanalitis atau psikodinamis

Dengan menggunakan teori dari Sigmund Freud. Terapi psikodinamik bertujuan menimbulkan pemahaman atau insight pada klien tentang masalah-masalahnya, mendobrak untuk melakukan pemahaman selanjutnya dan meningkatkan pegendalian ego atas desakan id dan super ego.

2.            Terapi perilaku (behavioral) dan terapi perilaku kognitif

Ini banyak menggunakan teori behavioral. Dengan menggunakan teknik disensitisassi sitemetik atau eksposure, menggunakan modeling, menggunakan teori belajar kondisioning operan dan lain-lain.


3.       Terapi fenomenologies/eksprensial

Sejalan dengan teori kepribadian fenomenologis dan humanistik, yang berkeyakinan bahwa manusia harus dimengerti lewat dunia pengalaman dan penghayatan pribadinya (fenomenologis) dan bahwa manusia mempunyai bawaan yang pada dasarnya baik

Bentuk-bentuk atau model-model psikoterapi

Nietzel (1998) dalam pengantar psikologi klinis mengemukakan bahwa psikoterapi dapat dilakukan secara individual dan secara klasikal, berasama pasangan atau dengan keluarga.
Bentuk Psikoterapi

1.       Suportif
Tujuannya memperkuat perilaku penyesuaian diri klien yang sudah baik, memberi dukungan psikologis dan menghindari diri dari usaha untuk menggali apa yang ada didalam alam bawah sadar klien
2.       Reedukatif
Brtujuan untuk mengubah pikiran atau perasaan klien agar ia dapat bergungsi llebih efektif
3.       Rekonstruktif
Bertujuan mengubah seluruh kepribadian pasien, dengan ketidaksadaran klien, menganalisis mekanisme defensif yang patologis, memberi pemahaman akan adanya proses tak sadar dan seterusnya

Sumber :
Kring, Ann M. 2011. Twelve Edition : Abnormal Psychology. Willey : united states
Markam, Sumarmo. 2008. Pengantar psikologi Klinis. Universitas Indonesia : Jakarta

Lesmana, Jeanette Murrad. 2008. Dasar-dasar Konseling. Universtas Indonesia : jakarta  

ARTIKEL 1

Wolberg dan frank (1967, dalam phares 1992) psikoterapi adalah suatu bentuk perlakuan (treatment) terhadap masalah yang sifatnya emosional, dimana seorang yang terlatih secara sengaja membina hubungan profesional dengan klien dengan tujuan menghilangkan, mengubah atau memperlambat simptom, untuk mengantarai pola perilaku terganggu, dan meninggkatkan pertumbuhan dan perkembangan pribadi yang positif.

Di dalam definisi diatas dijelaskan bahwa ini bentuk treatmen untuk masalah yang sifatnya emosional dan yang harus di garis bawahi adalah yang bisa melakukan terapi adalah orang yang terlatih atau yang mempunyai wewenang sosial kepada seseorang yang menderita. Dimana siterapis ini mempunyai tujuan berusaha meringankan si penderita.



Psikoterapi menurut tujuannya

Menurut Hokanson (1983, dalam phares 1992) untuk mengatasi krisis, untuk mengubah  perilaku, untuk mengubah pengalaman emosional dan untuk memperoleh pemahaman (insight).

Unsur Psikoterapi

1.       Terapist : seseorang ahli yang melakukan serngkaian terapi untuk penyembuhan klien
2.       Klien : seseorang atau sekelompok orang yang akan melakukan terapi untuk penyembuhan
3.       Proses : proses pelaksanaan terapi yang dilakukan oleh terapis kepada klien




Sumber :
Kring, Ann M. 2011. Twelve Edition : Abnormal Psychology. Willey : united states
Markam, Sumarmo. 2008. Pengantar psikologi Klinis. Universitas Indonesia : Jakarta

Lesmana, Jeanette Murrad. 2008. Dasar-dasar Konseling. Universtas Indonesia : jakarta  

Sabtu, 08 November 2014

tugas manajemen 2

A.      DEFINISI DAN PENGERTIAN PERENCANAAN
Perencanaan dalam sebuah perusahaan dan oprganisasi merupakan hal penting yang harus dilakukan agar program-program tersebut dapat menunjang terlaksananya tujuan dari perusahaan atau organisasi yang tentunya ditentukan bagaimana cara seorang manager menyusun sebuah perencanaan tersebut. Seperti hal yang yang dikatakan oleh Stephen Robins dan Mary Coulter perencanaan adalah sebuah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi, menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengoordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga tercapainya tujuan organisasi.
Menurut Robbins dab Coulter perencanaan tersebut ada dua macam bentuknya  yaitu :
a.       Rencana formal adalah rencana tertulis yang telah ditetapkan dan harus dilaksanakan suatu perusahaan atau organisasi dalam jangka waktu tertentu dan merupakan rencana bersama anggota korporasi. Rencana ini telah diputuskan dan disepakati bersama-sama dikerjakan dalam kurun waktu tertentu (misal: setahun, sebulan, lima tahun dan lain-lin sesuai keputusan) dan rencana ini dilaksanakan oleh seluruh anggota yang terlibat di organisasi tersebut karena rencana ini tujuan organisasi tersebut.
Dalam artikel menjelaskan bahwa Susi Pudjiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia merencanakan suatu program untuk menaikan pendapatan negara dari departemen kelautan dan perikanan dalam kurun waktu selama ia menjabat sebagai menteri dan ini dilakukan oleh departemen kelautan dan perikanan.
b.      Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Rencana ini  tidak tertulis tertulis secara resmi yaitu rencana yang tidak ada dalam ADRT sebuah perusahaan atau organisasi, rencana ini bersifat tidak tetap hanya berada pada kondisi tertentu saja.
Pada sebuah rencana formal atau rencana bersama tentunya memiliki tujuan tertentu agar mengikat anggota untuk tetap berada pada komitmen menjalankan sebuah tugas bersama. Oleh karena itu perencanaan tersebut memiliki tujuan seperti yang dikemukakan lagi oleh  Robbins dan Coulter yaitu :
a.       Pengarahan Pada Manager dan Anggota atau Karyawannya
Melalui sebuah perencanaan, anggota sebuah organisasi atau karyawan sebuah perusahaan dapat mengetahui apa yang harus mereka capai, dengan siapa mereka harus bekerja sama, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Perencanaan menghasilkan usaha yang terkoordinasi, dimana dengan sebuah perencanaan seorang manager dengan sendirinya akan bekerja sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan termasuk dalam mengarahkan anggotanya dalam target yang ditentukan. Sehingga anggota dan karyawan bekerja sesuai arah koordinasi seorang manager yang tidak terlepas dari perencanaan awal. Karyawan dan anggota pun akan melakukan apaupun untuk mencapai sasaran program.
Contohnya Susi Pudjiastuti ini memberikan pengarahan dalam perencanaan kenaikan pendapatan negara melalui cara-cara tertentu dan mensahkan perencanaannya. Serta memberikan arahan kepada stafnya dalam mengerjakan program ini.
b.      Pengurangan Ketidakpastian
Perencanaan yang dibuat dapat mengurangi ketidakpastian dengan mendorong seorang manajer untuk melihat arah kedepan. Artinya seorang manager dapat mengantisipasi perubahan, mempertimbangkan dampak perubahan, dan menyusun tanggapan yang tepat terhadap perubahan tersebut. Perencanaan juga dapat menjelaskan akibat dari berbagai tindakan yang mungkin dilakukan oleh manajer dalam rangka menanggapi perubahan. Meskipun perencanaan tidak dapat menghapuskan perubahan,  merencanakan supaya dapat mengantisipasi perubahan dan membuat tanggapan yang paling efektif dan tepat.
c.       Peminimalisiran Pemborosan.
Perencanaan yang terarah dan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan maka anggota atau karyawan akan bekerja lebih efesien dan mengurangi pemborosan. Perencanaan juga dapat mengurangi kegiatan-kegiatan yang tumpang tindih dan sia-sia. Jika berbagi kegiatan kerja dikoordinasikan perencana yang mapan, pemborosan waktu dan sumber daya serta berbagai kegiatan rangkap dapat diminimalkan. Selain itu, dengan rencana, seorang manajer juga dapat mengidentifikasi dan menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan ketidakefesiensian dalam perusahaan.
d.      Penetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya
Perencanaan juga bertujuan agar dalam menentukan standar pada tahap selanjutnya berjalan dengan baik, karena melaui perencanaan yang matang secara tidak langsung akan ditemukan proses pengontrolan dan pengevaluasian yang matang pula. Perencanaan digunakan sebagai sasaran atau standar untuk mengendalikan. Apabila kita tidak pasti mengenai apa yang ingin kita capai, kita tidak akan mengetahui apakah kita sudah benar-benar mencapainya atau belum. Dalam perencanaan, kita menyusun sasaran dan rencana itu. Kemudian melalui fungsi pengendalian, kita memperbandingkan kinerja aktual terhadap sasaran tersebut, mengindentifikasi setiap penyimpangan yang besar, dan mengambil tindakan koreksi yang perlu. Tanpa perencanaan tidak akan ada cara untuk mengendalikan.








sumber : republika online

Senin, 13 Oktober 2014

Tugas Psikologi Management

Anggap saja saya punya perusahaan, dibidang barang dan jasa, pembagian setiap divisi harus sesuai dengan passionnya, seperti orang-orang pemasaran ditaro orang-orang yang inovatif, yang punya ide-ide kreatif yang bisa memajukan perusahaan, iklannya menggunakan pendekatan kepada konsumen, dan menarik pelanggan dengan kemasan menarik pada produk. Iklan yang di gunakan kita lewat media, lewat face to face, lewat promosi keliling dengan menggunakan mobil keliling, menggunakan stiker pada mobil, karena menurut saya mobil keliling atau stiker logo kita yang ditempel dibelakang mobil(biasanya) ini lebih efektif karena jalanan mobil kita yang macet terus dan jalanan adalah tempat dimana orang banyak lewat. Dari segi perekrutan karyawan kami akan mereekrut banyak fresh garaduate karena dari fresh graduate dengan umur yang masih muda, kita juga masih mudah dalam membentuk karakter dan ritme kerja mereka, selain itu mereka luas chanelnya karena fresh graduate itu pasti punya temen adik kelas minimal satu tahun di bawah mereka, dari situ mereka bisa menyebarkan lowongan kerja kepada generasi berikutnya. Seleksi menggunakan cv dan tes kesehatan, yang jelas tidak menerima perokok. Dari segi produk kita menggunakan pendekatan ke masyarakat, sesuai dengan sasaran tembak konsumen maunya di umur yang berapa, kondisinya seperti apa, contoh musim hujan, kita akan mengeluarkan produk jas hujan dengan bentuk yang menarik dan kami sediakan jas hujan itu dijual ditempat-tempat terdekat mereka, seperti stasiun kereta, halte bus, terminal dan lain-lain. Jasa yang kita tawarkan juga sesuai dengan kebutuhan masyarakat, contoh jasa antar jemput anak sekolah (ojek) tapi yang terpecaya, jasa angkutan kota (angkot) dan bus khusus wanita. Setiap karyawan diberikan refresing setiap enam bulan sekali, setiap pembagian uang gaji karyawan diberikan kesempatan untuk meinfakan uangnya lalu disumbang ke lembaga sosial perusahaan dan profit perusahaan 10% disumbang ke lembaga itu, selain itu kita memberdayakan calon mahasiswa yang kurang mampu dan memberikan mereka kesempatan kuliah gratis dengan mereka tanda tangan komitmen untuk kerja di perusahaan selama dia dibiayai kuliah.